Bubur Samin Menu Buka Puasa khas di Masjid Darussalam Solo Kaya Rempah Khas Banjar


Berikut adalah artikel atau berita yang terjadi di nasional dengan judul Bubur Samin Menu Buka Puasa khas di Masjid Darussalam Solo Kaya Rempah Khas Banjar yang telah tayang di pkv1qq.me terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di [email protected], Terimakasih.

Bubur Samin. (Z Creators/Ari Welianto)

Selasa, 28 Maret 2023 15:42 WIB

28 Maret 2023, 15:42 WIB

INDOZONE.ID – Bubur Samin khas Banjar, Martapura, Kalimantan Selatan di Masjid Darussalam Jayengan, Solo merupakan salah satu menu buka puasa yang khas selama bulan Ramadan di kota Solo.

Bubur Samin ini selalu dibuat dan dibagikan secara gratis ke masyarakat saat bulan Ramadan tiba. Namun, tradisi bagi-bagi bubur Samin gratis ini ditiadakan selama dua tahun karena Covid-19.

Bubur Samin memiliki cita rasa gurih yang terbuat dari beras, daging sapi, susu, rempah, dan santan.

Baca Juga: Kerinduan Warga Rela Antre Untuk Bubur Samin Saat Cuaca Terik di Masjid Darussalam

Salah satu keistimewaannya yakni menggunakan resep khusus dengan minyak samin yang nantinya memiliki ciri khas warna kekuningan.

Bubur Samin. (Z Creators/Ari Welianto)

Ratusan warga pun rela antri sejak siang di halaman Masjid Darussalam untuk bisa menikmati bubur Samin. Mereka yang datang tidak hanya warga Solo saja tapi juga berbagai daerah di luar Solo.

“Tahun ini kita buat 47 kilo bubur Samin per hari. Jumlah itu bisa jadi 1.300 porsi yang dibagikan gratis untuk warga, nanti yang 250 porsi untuk takjil di masjid,” ujar Ketua Takmir Masjid Darussalam Jayengan, Solo, HM Rosyidi Muhfhor, Senin (27/3/2023).

Dulu bubur Samin ini hanya bisa dinikmati oleh kalangan internal Masjid saja. Tapi sejak tahun 1985, bubur Samin mulai dibuat banyak dan dibagikan kepada warga saat Ramadan tiba. 

“Alhamdulillah, mulai 1985 sampai 2019 terus dilestarikan. Dulu itu buatnya hanya sekitar 15 kilo tapi sekarang 47 kilo,” katanya.

Menurutnya bubur Samin dari beras yang diolah dengan rempah-rempah khas Kalimantan Selatan, seperti kapulaga, jahe, serta merica. Lalu dicampur dengan minyak samin yang membuat khas warna kekuningan. 

“Saat dimakan badan rasanya jadi hangat. Ada khasiatnya karena memang diolah dengan rempah-rempah dan minya samin,” ungkap dia.

Rosyidi mengatakan bubur Samin memang selalu dirindukan warga Solo atau luar Solo saat bulan Ramadan.

Saat bulan Ramadan, warga dari berbagai daerah selalu datang. Mereka tahu tradisi membuat bubur samin di Masjid Darussalam Solo pasti dilakukan.

Bubur Samin. (Z Creators/Ari Welianto)

“Ini selalu ditunggu dan dirindukan banyak orang. Dulu ada hakim dari Boyolali saat bulan ramadan selalu buka pakai bubur Samin, kalau tidak ada yang kurang. Lalu ada warga keturunan tionghoa dari Salatiga yang selalu ke sini juga,” paparnya.

Salah seorang warga Sukma mengatakan selalu selalu menyempatkan datang ke Masjid Darussalam saat ramadhan. Karena mencari bubur samin ini, tadi datang pukul 15.00 WIB.

“Saya sangat suka bubur Samin. Rasanya itu khas, ada rasa seperti masakan Arab dan cocok buat berbuka,” sambung warga Sukoharjo ini.

Hal senada disampaikan Yenny yang rela antri agar bisa kebagian bubur Samin.

Baca Juga: Bubur Pedas Masjid Raya Dibagikan Gratis, Tradisi Khas Berbuka Puasa Ramadan di Medan

“Ini bawa tiga tempat, karena buat ibu juga. Rasanya enak dan teksturnya lembut. Rasanya ngangenin karena adanya saat di bulan Ramadan saja,” pungkas dia.

Artikel Menarik Lainnya:

Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indonesia. Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini . 

Z Creators.


Artikel atau berita di atas tidak berkaitan dengan situasi apapun, diharapkan bijak dalam mempercayai atau memilih bacaan yang tepat. Terimakasih.