Tari Jaipong Khas Pasundan Tunjukkan Keragaman Kesenian Cilacap


Berikut adalah artikel atau berita yang terjadi di nasional dengan judul Tari Jaipong Khas Pasundan Tunjukkan Keragaman Kesenian Cilacap yang telah tayang di pkv1qq.me terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di [email protected], Terimakasih.

Pertunjukan Tari Jaipong sebagai salah satu rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Cilacap Ke-167 di CFD Alun-Alun Cilacap, Minnggu (19/3/2023)

CILACAP – Pagelaran Tari Jaipong, keseinan Khas Pasundan meriahkan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Cilacap Ke-167 yang di gelar saat Car Free Day di Alun-Alun Cilacap, Minggu (18/3/2023)

Pertunjukan Tari Jaipong merupakan kesenian yang berasal dari wilayah Pasundan Jawa Barat. Dikarenakan wilayah Kabupaten Cilacap secara geografis berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, hal ini membuat Kabupaten Cilacap memiliki dua budaya dan kesenian, yakni kesenian khas Banyumasan dari Jawa Tengah dan khas Pasundan dari Jawa Barat.

Penari Jaipong dan Grup Gending yang tampil dalam kesempatan ini berasal dari Grup Gendhing Nyi Arum Sari Eko Budaya, Desa Wisata Tambaksari, Kecamatan Wanareja Cilacap. Ada setidaknya 50 personel yang terdiri atas 20 penari, 20 pemain gamelan dan sinden serta 10 pendamping yang datang langsung ke Alun-Alun Cilacap untuk menghibur masyarakat.

Pertunjukkan dibuka dengan tarian resmi Jaipong, kemudian dilanjutkan dengan Tayuban dengan mengajak pejabat yang hadir serta masyarakat untuk ikut menari.

Hartati, warga Jalan Wiling, Donan

Hartati, warga Jalan Wiling, Cilacap yang ikut menari dengan penari Jaipong mengaku senang atas pertunjukkan kesenian seperti ini karena Hartati sendiri juga suka menari. “Saya ikut nari tadi karena saya suka menari. Senang sekali ada acara seperti ini di alun-alun. Bagus,” ujarnya saat ditemui seusai acara.

Sama halnya dengan Subur, warga Jalan Progo, yang datang bersama keluarganya untuk menonton langsung dan ikut menari Tayub dengan penari Jaipong. Pihaknya sebelumnya tidak tahu ternyata Cilacap mempunyai beragam seni budaya baik dari Jawa maupun Sunda. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Cilacap terus membantu menumbuhkan kesenian di Kabupaten Cilacap hingga ke tingkat kelurahan dan RW.

Subur, warga Jalan Progo, Donan.

“Luar biasa, ternyata Cilacap punya beragam kesenian baik Jawa maupun Sunda. Dan ternyata kesenian Sunda tumbuh subur di Cilacap. Semoga Pemerintah Kabupaten Cilacap terus menumbuhkan kesenian-kesenian di Kabupaten Cilacap baik dari kelurahan/desa maupun RW. Selamat Ulang Tahun Cilacap semoga semakin sejahtera. Sejahtera rakyatnya, sejahtera kebudayaannya,” ujar Subur yang ternyata juga menonton pertunjukan Sintren yang digelar malam minggu di Alun-Alun Cilacap.

Sementara Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra dr. Pramesti Griana Dewi yang hadir mewakili Pj Bupati Cilacap dalam acara ini mengucapkan terimakasih kepada panitia dan masyarakat yang telah ikut memeriahkan semua rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Cilacap Ke-167.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi.

“Saya ucapkan terimakasih kepada panitia dan masyarakat Kabupaten Cilacap semuanya karena bersama-sama telah mengikuti dan memeriahkan berbagai rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Cilacap Ke-167. Khususnya pagi ini dalam CFD Kabupaten Cilacap. Kita akan bersama-sama mengikuti tari jaipong dari wanareja,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap itu juga mengajak masyarakat untuk tetap bersemangat terutama dalam melestarikan kebudayaan di Cilacap. “Mari kita bersemangat dan senantiasa melestarikan kebudayaan kita dan tentu saja sambil menyukseskan semua kegiatan di Kabupaten Cilacap, Bersinergi Mewujudkan Cilacap Bersih dan Sejahtera,” pungkasnya. (my/kominfo)

Artikel atau berita di atas tidak berkaitan dengan situasi apapun, diharapkan bijak dalam mempercayai atau memilih bacaan yang tepat. Terimakasih.