SpaceX pecat karyawan karena mengkritik Elon Musk


Berikut adalah artikel atau berita yang terjadi di nasional dengan judul SpaceX pecat karyawan karena mengkritik Elon Musk yang telah tayang di pkv1qq.me terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di [email protected], Terimakasih.

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan roket swasta SpaceX memecat setidaknya lima karyawan karena kedapatan menyusun dan mengedarkan surat yang mengkritik sang pendiri yakni Elon Musk. SpaceX mendesak para eksekutif untuk membuat budaya perusahaan lebih inklusif.

Baca juga: Kominfo: Satelit Starlink hanya layani jaringan tertutup Telkomsat

Dikutip dari Reuters, Sabtu, SpaceX tidak segera menanggapi permintaan komentar.

The New York Times sebelumnya melaporkan bahwa SpaceX telah memecat karyawan yang terkait dengan surat itu, menurut tiga karyawan yang mengetahui situasi tersebut. Ia tidak merinci jumlah karyawan yang diberhentikan.

Presiden SpaceX Gwynne Shotwell mengirim email yang mengatakan perusahaan telah menyelidiki dan “menghentikan sejumlah karyawan yang terlibat” dengan surat itu, kata New York Times.

Surat kabar itu mengatakan email Shotwell menunjukkan karyawan yang terlibat dalam mengedarkan surat itu telah dipecat karena membuat staf lain merasa “tidak nyaman, terintimidasi dan diintimidasi, dan/atau marah karena surat itu menekan mereka untuk menandatangani sesuatu yang tidak mencerminkan pandangan mereka”.

Baca juga: Elon Musk jawab undangan Presiden Jokowi datang ke RI pada November

Reuters tidak dapat secara independen mengkonfirmasi laporan itu.

Musk sedang mengejar tawaran 44 miliar dolar AS untuk Twitter dan telah memperjelas dukungannya terhadap kontrol yang lebih bebas pada pidato di situs tersebut. Pada hari Kamis (15/6) dia mengatakan kepada karyawan Twitter bahwa platform tersebut harus mengizinkan “hal-hal yang sangat keterlaluan” selama kontennya tidak ilegal.

Surat SpaceX, dengan judul “surat terbuka kepada Eksekutif SpaceX,” yang dilihat oleh Reuters, menyebut Musk sebagai “gangguan dan rasa malu” bagi perusahaan yang ia dirikan.

Dalam daftar tiga tuntutan, dikatakan “SpaceX harus dengan cepat dan eksplisit memisahkan diri dari merek pribadi Elon”, “memegang tanggung jawab semua pimpinan secara setara untuk menjadikan SpaceX tempat yang bagus untuk bekerja bagi semua orang” dan “mendefinisikan dan menanggapi secara seragam semua bentuk perilaku yang tidak dapat diterima”.

Baca juga: Sampai kapan Elon Musk jadi bos Tesla?

Musk, juga kepala pembuat mobil listrik Tesla Inc, telah menjadi berita utama dalam beberapa bulan terakhir, termasuk atas usahanya untuk mengambil alih Twitter, kritiknya terhadap Demokrat dan tuduhan pelecehan seksual yang dilaporkan, yang telah ia bantah melalui cuitan Twitter.

Surat terbuka di SpaceX, pertama kali dilaporkan oleh The Verge, dirancang oleh karyawan SpaceX dalam beberapa minggu terakhir dan dibagikan sebagai lampiran dalam obrolan grup “Pendorong Moral” internal yang menyatukan ribuan karyawan.

Musk, juga chief engineer perusahaan, telah dipandang sebagai tokoh sentral dalam banyak kesuksesan besar SpaceX, seperti mempelopori penggunaan kembali pendorong roket orbital dan membawa kembali penerbangan antariksa manusia dari AS setelah jeda sembilan tahun.

Didirikan oleh Musk pada tahun 2002, SpaceX telah memainkan peran sentral dalam program luar angkasa AS, menjadi satu-satunya perusahaan yang mampu meluncurkan astronot NASA ke luar angkasa dari tanah AS dan berencana mengirim manusia ke bulan untuk badan antariksa dalam dekade berikutnya.

SpaceX juga merupakan salah satu dari dua perusahaan tempat Pentagon bergantung untuk meluncurkan sebagian besar satelit militer dan mata-mata AS ke luar angkasa.

Baca juga: SpaceX akan luncurkan kru astronot ke ISS untuk NASA


Baca juga: Luhut undang Elon Musk hadiri G20 saat kunjungi pabrik Tesla di AS


Baca juga: SpaceX akan sediakan WiFi dalam penerbangan untuk pertama kalinya

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel atau berita di atas tidak berkaitan dengan situasi apapun, diharapkan bijak dalam mempercayai atau memilih bacaan yang tepat. Terimakasih.